iklan pocari sweat a nasional blast

 Animasi adalah rangkaian gambar yang membentuk sebuah gerakan. Salah satu keunggulan animasi dibanding media lain, seperti gambar statis atau teks adalah kemampuannya untuk menjelaskan perubahan keadaan tiap waktu. Hal ini terutama sangat membantu dalam menjelaskan prosedur dan urutan kejadian (Utami, 2011). Animasi berasal dari bahasa Latin, anima, yang artinya jiwa, hidup, nyawa dan semangat. Animasi adalah gambar dua dimensi yang seolaholah bergerak. Animasi ialah suatu seni untuk memanipulasi gambar menjadi seolah-olah hidup dan bergerak, yang terdiri dari animasi 2 dimensi dan 3 dimensi. Animasi pada awalnya hanya berupa potongan-potongan gambar ilustrasi atau fotografi yang kemudian digerakkan, sehingga menjadi seolah-olah hidup. Animasi dapat dikatakan sebagai simulasi pergerakan yang dibuat dengan menampilkan gambar-gambar berurutan atau frames (Kristanto, 2011). Dengan kata lain, animasi adalah gambar yang bergerak, sehingga seorang pembuat animasi yang biasa disebut animator harus mengetahui detail karakter pada sebuah animasi, mulai dari tampak depan, belakang, samping, detail wajah karakter dalam berbagai ekspresi seperti ekspresi normal, diam, marah, senyum, tertawa, kesal, dan lain-lain, lalu pose atau gaya khas karakter apabila sedang melakukan kegiatan tertentu yang menjadi ciri khas karakter tersebut. Pada iklan Pocari Sweat – Bintang SMA, diperlihatkan gaya visual yang khas, yaitu penggambaran karakter yang diadaptasi dari gaya visual original, namun dengan sentuhan gaya visual animasi Jepang, namun dengan gaya warna yang cerah juga dengan lineart yang tipis. Sehingga terlihat detil, warna yang cerah seperti putih ke biru-biruan juga dengan shading kulit sawo matang untuk menggambarkan unsur lokal, juga efek cahaya yang realis, dan background yang memantulkan cahaya yang juga merupakan gaya yang khas pada animasi ini untuk menggambarkan masa muda, semangat, dan penuh warna. Pocari Sweat sebagai produk asal Jepang sangat konsisten menjaga branding-nya. Melihat pop culture Jepang yang cukup konsisten beberapa tahun terakhir, dengan membawa animasi sebagai media populer dikalangan komunitas jejepangan yang diisi oleh kebanyakan Gaya animasi dari Jepang membuat karakteristik dari iklan Pocari Sweat menjadi terkesan berbeda dan memiliki gaya visual yang cenderung unik. Berikut ini adalah kode nilai pada iklan Pocari Sweat Bintang SMA:

 1. Gaya visual – iklan ini menggunakan gaya visual anime dengan gaya surealis, menggunakan outline yang tipis,

 2. Representasi gaya hidup – menargetkan masyarakat dengan gaya hidup aktif dengan kebutuhan ion tambahan,

 3. Ide kreatif – penggunaan teknik gambar manual menjadikan gaya animasinya menjadi lebih organik 

4. Hierarki sosial – ikut dalam ajang audisi dengan menampilkan bakat yang dimiliki di panggung dan televisi 



Budaya visual merupakan sebuah substansi dari struktur budaya pembentuknya, yang faktornya antara lain: inovasi, kreatifitas nilai, ideologi, penciptaan teknologi media baru, dan komunikasi (Fatmawati, 2020). Adanya perkembangan TIK telah melahirkan budaya yang mengarah pada unsur visual sebagai unsur utama pembentuknya yang dikenal dengan istilah budaya visual (visual culture). Piliang (2003) mengemukakan bahwa budaya visual merupakan budaya baru yang bertumpu pada unsur-unsur visual sebagai unsur pembentukannya. Selanjutnya dalam Sachari (Sachari, 2007) menjelaskan bahwa budaya visual merupakan tautan wujud kebudayaan konsep (nilai) dan kebudayaan materi (benda) yang dapat segera ditangkap oleh indera visual (mata) dan dipahami sebagai model pikiran manusia untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Dalam membaca budaya visual, pada hakikatnya terdapat tiga sudut pandang yang berbeda. Sudut pandang ini sebenarnya merupakan kriteria objektif yang dapat menggiring analisis kritis pada ratanan berpikir yang lebih proporsional. Dengan demikian pengamat dapat memahami mengapa sebuah obiek visual dapat hadir dalam bentuk yang 'disederhanakan'. atau mengapa sebuah objek visual dapat hadir dalam bentuk yang paling monumental dan kompleks (Sachari, 2007). Ketiga sudut pandang tersebut adalah: a. Sudut pandang berdasarkan fungsional b. Sudut pandang berdasarkan nilai-nilai c. Sudut pandang berdasarkan pemaknaan




Comments

Popular Posts